Blog Entrymenggugat iklan [ikon] ASIMay 14, '07 3:15 AM
for everyone

Baru-baru ini, ada iklan ASI ekslusif dan gak tanggung-tanggung bintang iklannya adalah ibu negara dan ibu menteri kesehatan. Beberapa bulan lalu, 2 produsen terbesar untuk ibu menyusui prenagen dan nutricia menobatkan artis-artis untuk menjadi duta ASI. Diantaranya Dian Nitami dan Mona Ratuliu sebagai duta ASI. Untuk Nutricia, produsen  menggaet Arzeti Bilbina sebagai dutanya.

Sepintas gak ada masalah dengan iklan-iklan tersebut. Tapi coba deh kita renungkan baik2. Ibu negara Ani Yudhoyono dan Ibu Siti Fadillah di layar kaca tampak sangat serius menyerukan ASI ekslusif 6 bulan pada ibu-ibu menyusui. It’s good!! Gw setuju banget, emang harus itu!! Tapi, ibu Ani Yudhoyono yang terhormat, gimana bisa kami para perempuan menyusui ekslusif 6 bulan. Kami para buruh, minta cuti mensturasi saja susahnyaaa minta ampun, sampai dimintain pembuktian segala!! Belum lagi cuti hamil. Bu, ibu tahu tidak, kami para buruh, kalau mau cuti hamil kadang gaji hanya dibayarkan separohnya. Belum genap tiga bulan, kami dipaksa masuk kalau tidak kami akan diancam akan dipecat secara sepihak [dianggap mengundurkan diri sukarela] tanpa dibayarkan pesangonnya. Ibu Negara yang terhormat tau tidak??? Sebenarnya Iklan ini mau membidik ibu-ibu yang mana??

Gak usah para buruh wanita, gw aja yang bukan buruh pabrik merasa gak cukup dengan cuti 3 bulan. Memang di beberapa perusahaan atau lembaga atau kedutaan mereka memberikan hak cuti melahirkan 6 bulan dan tetep digaji penuh. Tapi ada juga perusahaan kayak gw yang “mengikuti aturan pemerintah Indonesia” tapi [sebagai perusahaan internasional] tutup mata dengan peraturan internasional WHO tentang ASI ekslusif.

Jadi, jangan asal gembar-gembor pemberian ASI ekslusif wajib hukumnya, tapi BOJO-mu ndak ikut mendukung dengan tidak merubah cuti hamil jadi 6 bulan!!!

Iklan kedua penunjukkan duta ASI. Ini bukan iri bukan sirik, secara mereka ARtis..yah apa boleh buat. Gw setuju banget dengan duta ASI yang ditunjuk Prenagen. Dian Nitami dan Mona Ratulliu. Gw tau Dian Nitami bener2 concern banget ngurus anaknya, baru beberapa bulan dia muncul setelah jadi duta mary Claire untuk pelangsingan badan. Tapi gw lebih sreg banget dengan Mona Ratuliu. Dia bener2 ngurus anak, nyusuin anaknya hampir 2 taun. Coba deh perhatiin, baru 2 tahun kemudian dia muncul main sinteron [gw lupa judulnya, karena emang gak pernah nonton] yg dia jadi perempuan polio [gw taunya dari iklan sinetronnya].

Tapii..Arzeti Bilbinaaa….enggak bangeeed dehhh!!! Gw bukannya iri sama dia. Gak ada hubungan apa2 aja iri. Cuma, gw kecewa aja dengan dia sebagai ikon. Gak pantes. Dan menurut gw Nutricia gak pantes deh bikin ikon ASI..iya Nutricia memang membuat produk minuman ibu menyusui dan ibu hamil. Tapi, nutricia ini juga memproduksi susu bayi salah satunya Nutrilon. It’s ok dengan itu. Jualan kok. But, you know what…susu nutrilon adalah salah satu [mungkin yang paling pertama] produk yang getoool bangettt masukin susunya ke RS.bersalin atau RSU yang punya klinik bersalinnya. Temen yandhrie, lahiran di RSIA yang terkenal banget di Jakarta Barat, bayinya selama di Rumah Sakit itu sudah diberi susu Nutrilion. Dan konyolnya lagi pemberian susu nutrilon tergantung dengan kelas si ibu. Kalo di VIP diberi Nutrilon Platinum, kalo di klas I or II Nutrilon Royal, kelas III Nutrilon Gold or just Nutrilon 1.

Ada juga RSIA “H” yang ada di jatinegara dan di depok. Di depok, sepupu gw bayinya juga diberi nutrilon dan dia di kelas II jadi dapetnya Nutrilon Royal.

Teman gw satu lagi di RSIA di Bekasi, di RSnya, si bayi dah dikasih formula nutrilon. Alasannya dia abis operasi cesar anaknya kasian haus. [please deh, bayi bisa bertahan 2 hari tanpa susu ibunya]

Gak usah jauh2…gw aja. Alhamdulillah banget RS gw YPK adalah RS pro ASI. Dokter kandungan, suster, Dokter Anak sangat galak menyuruh ibunya memberikan ASI. Tapi dooh, yang namanya sales susu formula tauu aja cari selah nya. Mereka minta no.telp pasien yg  baru melahirkan dengan dalih mau memberikan souvenir. Ternyata mereka memberikan pamphlet susu formula untuk bayi gw. Halus memang.

Back to Nutrilon, nutricia dan Arzetti. Ketiganya bagi gw telah melakukan “kebohongan publik”. Nutricia memang kapitalis yang memang cuma cari untung. Di satu kaki mereka memproduksi minuman nutrisi untuk ibu, di kaki lainnya yaa buat si bayi alias susu formula

Arzetti. Semua orang tau dia model. Gw pernah liat iklan ikonnya dia yang sayangnya di majalah ayah bunda. Dia cerita bagaimana dia ingin mengikuti jejak ibunya memberikan ASI kepada 7 anaknya.  Find. Di iklannya bilang kurang lebih sebagai model dia harus menjaga bentuk tubuhnya, dengan memberikan ASI dapat melangsingkan kembali. It’s true, keuntungan ASI adalah mengembalikan bentuk tubuh ibu ke berat semula lebih cepat. But, YELOOOWW, Arzetti itu kan iconnya Marie France Bukannnn????? Lo mau ketipu dengan ucapannya??? Please deh.

Kenapa sih? Ikon nya harus mereka para ARTIS yang sebenernya bisaaaaa banged mau kasih ASI ekslusif. Mereka punya waktu yang lebih fleksible. Gak maen sinetron, gak ngemsi, gak jalan di catwalk setaon or dua taon gak bakal mengurangi pundi2 mereka.

Kenapa Ikonnya gak mbak2 tukang sayur  yang  membawa anaknya berjualan dan disusui setiap saat, panas terik berteduh di pohon. Atau buruh pabrik yang ngumpet2 memeras ASI di kamar mandi yang sanitasinya kurang terawat atau karyawati kantoran yang memeras ASI di toilet sambil digedor2 orang lain mau pipis??? Kenapa gak mereka??? Mereka seharusnya yang menjadi ikon ASI. Di tengah kesulitan dan mengatur waktu agar bisa memberikan HAK anak merak atas ASI, mereka bisa. Semestinya mereka yang menjadi ikon ASI…para perempuan tangguh!!!


30 CommentsChronological   Reverse   Threaded
elis2107 wrote on May 14, '07
iya bu, ampun ampun... sapunya di turunin dooong (",)
remangsenja wrote on May 16, '07
awas yah!! macem2 sama ibu menyusuii..gw suruh anak gw gigit put***g lu loh. hahahahaha!!
chaerani wrote on May 16, '07
wah tob banget postingnya, aku masukin link nya di http://asioke.multiply.com yah.. mudah2an keluhan anda akan didengar dan bakalan ada yg bikin ikon ASI yg lebih realistis!
emhavis wrote on May 16, '07
domino effect of capitalism ya, knapa pekerjaan dan living quality ngga pernah sejalan dengan kita kaum menengah kebawah....hikshiks
jasminemysunshine wrote on May 16, '07
setuju... gue jg kdg2 kurang suka liat artis2 jd duta asi... bukan completely ga setuju, tp pemilihan artisnya suka ga tepat, pdhal tuh artis, boro2 kasih asi eksklusif, kdg2 jg ga tau artinya asi ekslusif... apalagi soal mereka kasih asi sampe 2 thn.. belom tentu juga... wlopun ga semua artis "seancur" itu sih... ada juga yg setau gue sampe bela2in nenteng2 perlengkapan meres asi ke tmpt2 syuting... (sori... ikutan emosi jiwa... salam kenal...)
remangsenja wrote on May 17, '07
wah tob banget postingnya, aku masukin link nya di http://asioke.multiply.com yah.. mudah2an keluhan anda akan didengar dan bakalan ada yg bikin ikon ASI yg lebih realistis!
hi mbak...salam kenal
tulisan emosi banget hehehe, udah lama aku tulis di FS blog, trus kenapa gak aku copy paste aja ke multiply..
suami bilang komplain aja ke koran or else, halah nanti malah dikira gw sirik lagi, padahal kaan aku cuma pengen orang lain tau, ada looh yang lebih oke buat ikon ASI
nsukotjo wrote on May 18, '07
Hi mbak, sebetulnya masalah mengenai perundang2an distribusi produk pengganti ASI seperti formula, dot dan sejenisnya sedang digarap oleh pemerintah (Depkes, Meneg PP, Indag, dsb). Sudah lama dan memang tidak mudah untuk bisa menjadi peraturan pemerintah. Doakan saja bisa segera rampung.
Mengenai penunjukan ibu negara sebagai duta ASI adalah usaha dalam rangka mempromosikan ASI eksklusif di seluruh Indonesia. Kenapa ibu negara? Karena beliau dianggap sebagai panutan yang bisa menggugah para ibu baik yang diperkotaan maupun di pelosok-pelosok daerah di Indonesia. Pengalaman saya di Bantul beberapa waktu lalu, masyarakat desa lebih inget pesan yang disampaikan oleh ibu Negara dibanding dengan pesan Arzetty yang pada bulan yang sama mempromosikan ASI eksklusif (dengan sponsor Nutricia-- which is strategi marketing mereka karena setelah itu mereka memperkenalkan produk formula baru).
Mengapa artis? Memang artis punya daya tarik khusus bagi banyak orang. Sekarang yang dibutuhkan adalah komitmen artis untuk tetap exist sebagai seorang pro-ASI tanpa mau untuk menjadi bintang iklan, talkshow atau kegiatan apapun itu yang berhubungan dengan perusahaan yang menjual produk susu baik formula, lanjutan maupun susu ibu hamil. Sangat sulit mungkin bagi seorang artis tanpa pengetahuan yang cukup plus iming2 honor yang menjulang untuk tetap exist dalam pasukan pro ASI. Mungkin yang mereka pikirkan bahwa ini adalah susu ibu hamil atau susu lanjutan tanpa mau tahu bahwa perusahaan tersebut juga gencar mempromosikan susu formula 0-6 blan. Sophie Navita mungkin salah satu yang sangat pro-ASI, mudah2an akan terus menjadi seperti itu.
remangsenja wrote on May 18, '07
halo mbak..
iya nih, para LSM ASI yang salah satunya dr. Utami Roesli [yang baru suara nya aja, langsung keluar deh tuh Susu, hehehe], lagi ngotot banget atuaran peredaran susu formula diperketat. saya berharap banget DPR segera mengesahkan uu-nya. masalahnya dah lama banget ituuuu...kok ya ndak tuntas-tuntas, padahal perusahaan itu udah layaknya parasit yang memborbardir tayangan iklan tv, majalah, koran, dan gak tanggung-tanggung, RSBersalin!! gila kan????

ibu negara, saya protes karena semestinya si ibu mengiklankan 6 bulan ASI ekslusif si Bapak sejalan dengan peraturan cuti melahirkan 6 bulan kalau perlu memberi garis bawah WAJIB cuti 6 bulan di gaji!!.. dus! gimana 6 bulan yah, sekarang aja, peraturan cuti 3 bulan aja sering dilanggar sama perusahaan!!

oh, BTW, ini iklan [sperti teman saya berkomen di FS saya] rujukannya buat menengah ke atas katanya...dan saya Haqul YAqin kalo masyarakat di desa, seperti mbak bilang di Bantul, pasti lebih Yaqin dan lebih Sreg ngasih anaknya ASI...[kata mbah ku: tinggal Blug, nyot!! gak perlu repot bawa termos hehehe]..jadi, peranan si Ibu negera ini apa?? kecuali bikin sakit hati [sperti saya contohnya] kok ya mukanya serius gitu nyuruh2 6 bulan ekslusif tapi peraturan tetep cuti 3 bulan..

iyalah si Artis memang punya daya tarik khusus [obvious] tapi yang saya tekankan adalah kenapa arzetti kenapa bukan sophi Novita?? atau Mona atau Dian Nitami...masalahnya arzetti baru 3 bulan melahirkan dah tampil sebagai duta marie france!! andai dia tidak jadi duta marie france saya tidak akan menggugat dia sebagai ikon ASI..

perusahaan nutricia dan lain jadi sponsor ASI itu yang bikin saya tambah M U A K
mia2274 wrote on May 18, '07
Memang benar, banyak sekali yang harus dibenahi di Indonesia untuk bener2 menyukseskan kampanye ASI eksklusif, dan salah satu yang terpenting adalah merubah berbagai peraturan perundang-undangan supaya benar2 bisa mendukung para ibu2 untuk melaksanakan ASI eksklusif selama 6 bulan.

Sekarang, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia juga sedang melancarkan kampanye protes terhadap iklan nutricia yang terbaru, yaitu Nutrilon Royal 3 with Immunofortis, yang secara tidak langsung membandingkan ASI dengan produk mereka.

Please visit http://asioke.multiply.com

Mudah2an semakin banyak orang yang sadar mengenai apa yang seharusnya dilakukan dalam rangka mengkampanyekan ASI eksklusif.

Salam ASI!
Mia Sutanto, Konselor Laktasi
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia
sisiliapa wrote on May 20, '07
salam kenal mbak... setuju banget sama uneg2nya, kebohongan publik, belum lagi biasanya pakai telpon2 ibu menyusui buat ngerayu... padahal ibu menyususi pun ga harus minum susu khusus kan? Emang nggak banget deh kalau iklan asi tapi sponsorny aprodusen susu, produsen makanan instan buat baby pula...
remangsenja wrote on May 21, '07
negara kapitalis barat lainnya [contoh inggris lah, yang cuti melahirkan sampai 40 minggu] tetep menjunjung kualitas ibu hamil menyusui...mungkin mereka sadar, bahwa generasi ASI adalah generasi yang unggul..

indonesia??? jangankan kasih cuti 6 bulan..cuti 3 bulan aja kadang dipotong. kebangetan gak sih????
widaperret wrote on May 21, '07
postingannya TOP mba. setujuuuu
alyssakuw wrote on May 22, '07
hmm jd inget tmn saya di milis sehat, pak ghozan blg spt ini:

....(cut)
"Saya prihatin sekali dengan generasi bangsa yang sejak piyik sudah dicocok oleh pseudoiklan, pseudoscience...dan sederek kepalsuan lainnya.

Sementara draft rpp pemasaran susu formula yang konon katanya berubah menjadi Draft Pemberian ASI semakin hari semakin bias dan bahkan tidak jelas juntrungannya.

Info terakhir dari Pak Agus Pambagyo "Saat ini RPP msh dlm pembahasan antara Dephukham dan team Depkes. Tgl 3 Mei akan ada mtg lagi tp mmg isinya blm memuaskan kami para pegiat ASI"

Terus masih mau sampai kapan.... "
.....(end)

hmmm...smoga kita bs bikin iklan layanan masyarakat dan bs grtisan mengiklankan di tivi (mimpi kali yeee)....

amiiien...namanya jg berdoa dan usaha :))
alyssakuw wrote on May 22, '07, edited on May 22, '07
oia, satu lagi...

di akhir iklan2 SF adakah mereka menyampaikan Himbauan :
"ASI Makanan yg Utama tuk Bayi 0-6bln" ??

spt iklan2 rokok ... ? apakah saya aja yg ga merhatiin?
yadism wrote on Jun 12, '07
maju terus pantang mundur , btw protes aja tuh ke artis lewat koran hehhe
irmot78 wrote on Jun 12, '07
halo mba..salam kenal
saya setuju dgn komentar mba nsukotjo..
untuk masalah cuti melahirkan untuk ibu bekerja..
memang mba tidak tau klo ada cara untuk tetap memberikan ASI Eksklusif walau ibu bekerja???mungkin mba blon banyak mendapatlkan informasinya yah?jd walaupun perusahaan hanya memberikan 3 bln cuti melahirkan,bukan menjadi tidak bs memberikan ASI Eksklusif dong???!!!
Bekerja bukan alasan untuk menghentikan pemberian ASI secara Eksklusif. Dengan pengetahuan yang benar tentang menyusui,perlengkapan memerah ASI,dan dukungan lingkungan kerja, seorang ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI Eksklusif.
remangsenja wrote on Jun 12, '07
irmot78 said
memang mba tidak tau klo ada cara untuk tetap memberikan ASI Eksklusif walau ibu bekerja???mungkin mba blon banyak mendapatlkan informasinya yah?jd walaupun perusahaan hanya memberikan 3 bln cuti melahirkan,bukan menjadi tidak bs memberikan ASI Eksklusif dong???!!!
Bekerja bukan alasan untuk menghentikan pemberian ASI secara Eksklusif. Dengan pengetahuan yang benar tentang menyusui,perlengkapan memerah ASI,dan dukungan lingkungan kerja, seorang ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI Eksklusif.
Mbak Irma yang baik...
Saya TAHU banget memberikan ASI walau saya sudah bekerja....TAHU banget!!!!!!
Saya juga BANYAK banget mendapatkan informasinya yah mbak....
dan HAK cuti 3.5 bulan saya gunakan sebaik mungkin. plus 2.5bulan tetap di kantor tetap membuat saya konsen memerah ASI. sekarang si kecil dah 7 bulan 3 Minggu ya mbak....saya meres dah malam hari ajah...itupun sangat..sangat,,mencukupi...

tulisan saya mengomentari ibu ani, karena: ..[mungkin mbak yang belum tau kali yah!!!!]
1.GAK semua Perusahaan melaksanakan cuti hamil 3 Bulan...,bahkan teman saya yang lulusan s2, kantor megah rupawan, 2 minggu setelah melahirkan diminta datang.
2. Akan lebih sincere bagi saya apabila ketika ibu presiden meminta para ibu untuk ASI ekslusive, semestinya Bapak Presiden concern juga dengan pekerja perempuan...semisal memberikan kebijakan cuti 6 bulan, atau memberikan punishment kepada perusahaan yang tidak peduli dengan ibu menyusui....ini kan enggak, coba deh mbak baca curhatan ibu2 lain di comment2 saya yang lain yah mbak, jangan cuma mbaca satu tulisan ajah....

Coba mbak ketemu sama buruh2 perempuan, rasakan bagaimana kesulitan mereka memeras ASI...yah mbak..

jadi, mbak jangan salah pengertian....gak kok, saya tau kok caranya ngasih ASI ke anak saya..
dan bukan berarti cuti 3 bulan mereka gak bisa kasih ASI eks...oke mbak???

Peace!!!
remangsenja wrote on Jun 12, '07
yadism said
btw protes aja tuh ke artis lewat koran hehhe
udah..
belum dimuat....branded mereka lebih kuat..apalah awak ini, cuma ibu rumah tangga [yang menggembrot] yang cuma bercuap lewat Multiply hehehehe
ayahbundanya wrote on Jun 29, '07
entah knapa yah negara kita ini??? secara di LN kayak jerman, swiss (pernah baca di internet, tp sowry lupa linknya) tuh bener2 kasiy kemudahan untuk cuti ibu2 melahirkan, secara mereka bisa ambil karyawan magang yang gajinya separo.Trus ibu2 melahirkan dianjurkan cuti sampe 6bulan fully paid !!! Kalo mo extend sampe setahun juga boleh, posisi di kantor gak terancam tapi emang hanya dibayar proporsional gitu (separo ato berapa lupa)...nah itu karena pemerintah mereka care banget dengan ibu2 melahirkan/menyusui secara ibu2 itu sedang mempersiapkan generasi penerus bangsa!! Jadi maunya negara kita ini apaa? Mo mempersiapkan generasi2 spt apa, kalo smasa bayi nya aja diabaikan haknya untuk mdapatkan ASI !!! Ayoo terus bjuaang !!! *tinggal long marchnya aja niy mba' hehehe*
remangsenja wrote on Jun 29, '07
Mo mempersiapkan generasi2 spt apa, kalo smasa bayi nya aja diabaikan haknya untuk mdapatkan ASI
itulah negara berkembang Indonesia....pemerintah bego. urusan parpol ajah di gede2in...investasi ajah digembor2in tanpa memperhatikan banyaknya aspek lain di negara ini yang harus dipersiapkan sejak dini. misalnya ASI..memberikan kebebasan luas bagi perempuan ketika ia hamil dan menyusui untuk memberikan bonding kasih sayang sejak dini....buat masa depan bangsa juga....

hah...
bundanaizan wrote on Jun 29, '07
SETUJU banget mba...seharusnya cuti melahirkan itu 6bln bukan cuma 3 itupun nga full gajinya (hikss)..kalo 6bln makin banyak bayi yang bisa dapet ASIX . dan ibunya juga makin senang karena bisa dekat sama babynya...adduhhh kapan yahh pemerintah kita sadar akan hal ituu??? **menghayal banget nihhhh***
remangsenja wrote on Jun 29, '07
cuma 3 itupun nga full gajinya (hikss)..
waduh pelanggaran!! pelanggaran!!
tuuuh kan gimana mau cuti 6 bulan, cuti 3 bulan tempat kita kerja ajah sakit hati!! dasar...padahal kita lagi mempersiapkan generasi penerus!!
pemerintah bodoh!!
rasendria wrote on Jun 29, '07
Alow mba..salam kenall..iya tuh enggaaa bangeddd geto loh...icon ASI nya ,sponsor nya, trs kebohongan2 publiknya . btw emang bener knp hrs artis ..knp ga di blow up para moms yg hebat2 berjuang memberikan yg terbaik buat buah hatinya...
rasendria wrote on Jun 29, '07
satu lagi..daku cuma dapet cuti melahirkan selama 40 hari kerja..jadi sebelum baby ku berusia 2 bln, diriku sudah ngantor lg.hua hu huuuu...
andileny wrote on Nov 29, '07
mba...aku lg ngerasa yg sama nih mba, secara aku kan PNS DEPKES tp saat ngajuin cuti melahirkan saja aku diceramahin dulu, aku memang punya hak cuti 3 bulan tapi aturannya 1 bulan sebelum melahirkan dan 2 bulan setelah melahirkan, berhubung aku pengen lebih lama dg bayiku nantinya, aku nego cuti 2 mgg sebelum melahirkan dan 2,5 bulan stelah lahiran...tapi ternyata surat cuti yg keluar bunyinya pertangggal aku mulai cuti sampai 2 bulan setelah melahirkan dan setelah 2 bulan melahirkan harus masuk.....sedih deh, pengen deh kalo liat bu menkes dan bu ani di teve aku telpon n ngomong langsng ke beliau, secara aku pegawai depkes merasa kesulitan menjalankan asi eksklusif
remangsenja wrote on Nov 29, '07
mba...aku lg ngerasa yg sama nih mba, secara aku kan PNS DEPKES tp saat ngajuin cuti melahirkan saja aku diceramahin dulu, aku memang punya hak cuti 3 bulan tapi aturannya 1 bulan sebelum melahirkan dan 2 bulan setelah melahirkan, berhubung aku pengen lebih lama dg bayiku nantinya, aku nego cuti 2 mgg sebelum melahirkan dan 2,5 bulan stelah lahiran...tapi ternyata surat cuti yg keluar bunyinya pertangggal aku mulai cuti sampai 2 bulan setelah melahirkan dan setelah 2 bulan melahirkan harus masuk.....sedih deh, pengen deh kalo liat bu menkes dan bu ani di teve aku telpon n ngomong langsng ke beliau, secara aku pegawai depkes merasa kesulitan menjalankan asi eksklusif
ASTAGA........... TERNYATA DEPKES yah... GAK menghargai ASI EKS...
duh.. gimana yah gue mesti berbuat....
andileny wrote on Nov 29, '07, edited on Nov 29, '07
gak banyak sih mba yg bisa kita perbuat itukan sudah suatu sistem, dan katanya emang agak susah merubah sistem. sebenarnya sih apa yg kualami tidak separah buruh2 wanita di luar sana. aku masih kerja di kantor, bahkan ada ibu2 yg menyarankan gak perlu fulltime kerja, pulang aja lebih cepat...tapi itukan gak resmi, padahal akukan pengennya resmi (duh jd curhat).
satu lagi permasalahannya adalah tidak tersedianya ruang untuk memerah asi di kantor, trus aku kan juga tidak full di kantor, aku juga harus survey ke daerah bisa sampai satu minggu, bahkan kalo ada pelatihan bisa sampai 2 minggu, kalo kita gak dalam masa cuti kan gak bisa menolak ya tho. bagaimana mngkn menyetok ASI untuk 1-2 minggu, beberapa temenku berguguran ga sampai ASI eksklusif 6 bln.
prajnamu wrote on Feb 15, edited on Feb 15
Salah satu yang perlu dikampanyekan ke perusahaan dan kementrian tenaga kerja memang hak cuti menyusui & tempat kerja yang ramah untuk menyusui. Saya membuat sebuah poster kecil yang saya adopsi dari sebuah web, berisi tentang Tanda lokasi menyusui untuk dipasang di kantor. Sambil iseng, saya sengaja menempelkan poster itu di kantor, dan lumayanlah, salah seorang staf yang sedang hamil sekarang lebih percaya diri jika nanti harus membawa anaknya ke kantor. Paling tidak ia tahu, bahwa kantor mendukung apa yang dipilihnya. Salam!
alikastore wrote on Mar 5
Ulasan yg menarik Mba Arie...

Hidup ASI!
remangsenja wrote on Mar 5
Ulasan yg menarik Mba Arie...

Hidup ASI!
makasiih
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help