Ia tampak olehku menyendiri dalam ketiadaan
Merenungi sebuah perjalanan yang setiap kali membuatnya terhempas..
"apa yang kau cari,duhai lelaki berkulit pualam?"
Seperti membaca sebuah novel tanpa akhir
Kedua bola matamu bergerak seiring dengan alur kalimat..
Terkadang matamu meredup mengalirkan air mata yang kemudian menderas..
Terkadang matamu membulat menertawakan kesedihan yang tertera dalam halaman-halaman buku itu..
Atau...matamu lantas terkatup namun segera membelak kaget,seperti ada yang menetrum syaraf kejutmu.
tapi...bagiku...yang terindah adalah pada saat nanti kau bergulir padaku.menembus kulit dan menyibak dosaku,merengkuh teguhku..dan membawaku pergi menghilang tanpa jejak...pergi ke arah selatan yang hangat dengan sayapmu yang kuat...
"wahai..lelaki bersayap kapas...bawa daku beserta dosa kelahiranku..."
May,28-29,04